Home » Uncategorized » Troly Belanja di Supermarket Bisa Berbahaya

Troly Belanja di Supermarket Bisa Berbahaya

Troly Belanja di Supermarket Bisa Berbahaya

 

Ketika berbelanja kebutuhan bulanan ke supermarket, apakah benda pertama yang Anda ambil? Sebelum mengambil barang kebutuhan tersebut sudah pasti Anda akan mendatangi tempat troly belanja. Ya, troly merupakan alat bantu yang sangat dibutuhkan ketika berbelanja di supermarket. Anda tentu tidak akan bisa membayangkan betapa repotnya jika harus menggunakan keranjang belanja untuk mengamgkut semua barang yang Anda beli. Ditambah lagi harus mengelilingi berbagai rak yang saling berjauhan, tentu akan membuat Anda sangat kerepotan dan kelelahan.

Bagi Ibu-ibu tidak jarang pula membawa serta anak-anak ketika sedang berbelanja di supermarket. Beberapa kejadian yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan troly belanja sering terdengar akhir-akhir ini. Harian internasional dailymail pernah memberitakan bahwa ada seorang bayi berusia sepuluh bulan harus mengalami perawatan intensif di rumah sakit setelah ikut ibunya berbelanja di supermarket. Pasalnya ibu bayi tersebut meletakkan bayinya di dalam troly selama berbelanja.

Kejadian ini sangat mengejutkan berbagai pihak. Setelah melalui berbagai tes, dapat diketahui bahwa bayi tersebut terinfeksi bakteri yang berasal dari troly belanja di supermarket. Tentu saja hal itu mungkin saja terjadi. Troly yang merupakan fasilitas umum bisa digunakan oleh siapa saja, baik orang sehat ataupun orang sakit. Apalagi jika tidak ada perawatan dan pembersihan, maka sangat mungkin bagian-bagian troly menjadi sarang bakteri dan tempat berkumpulnya berbagai virus. Sang ibu tidak berniat menuntut pihak supermarket. Ia mengunggah kejadian yang menimpa putranya tersebut untuk memberikan peringatan kepada para ibu agar lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan anak-anaknya.

Selain terpapar virus dan bakteri berbahaya, troly juga menyimpan bahaya lain bagi anak-anak. Sebuah survey di Amerika Serikat, menyebutkan bahwa telah terjadi berbagai macam kecelakaan yang disebabkan oleh troly belanja pada anak di bawah usia 15 tahun. Hasil survey terhadap penyebab umum kecelakaan tersebut, menunjukkan data yang mengejutkan. Hampir sebagian besar kecelakaan troly terjadi karena terjatuh dari troly serta tertabrak oleh troly. Selain itu tidak sedikit pula anak terluka akibat tertimpa troly serta terjepit.

Kecelakaan yang disebabkan oleh troly bukan hanya terjadi pada anak-anak. Sebuah berita Internasional pada tahun 2015 mengabarkan bahwa ada seorang warga Swedia meninggal dunia dan satu orang kritis setelah bermain-main dengan troly. Kedua orang tersebut sedang bersenang-senang dengan menaiki troly melewati jalan raya. Pada saat mereka menyeberang jalan, satu mobil yang melintas tidak bisa menghindari troly yang mereka naiki hingga akhirnya terjadi tabrakan. Menurut polisi setempat, troly yang dianaiki oleh dua orang tersebut melaju dengan kecepatan 80km/jam. Karena troly tidak bisa dikendalikan dan tidak memiliki rem, maka kecelakaan pun tidak terelakkan. Satu orang yang berada di belakang bertugas mendorong troly, dan satu orang lagi berada di dalam keranjang. Orang yang di belakang selamat, sedangkan yang di dalam keranjang akhirnya meninggal.

Troly belanja di supermarket memang bukan diperuntukkan untuk di kendarai. Sistem angkut pada troly menggunakan prinsip roda dan pesawat sederhana. Adanya roda bisa meminimalisir tenaga yang dibutuhkan untuk memindahkan benda. Sehingga dengan sedikit saja dorongan bisa memindahkan barang yang berat ke tempat lain. Kelemahan prinsip ini  terletak pada momen inersia. Apabila ada yang mendorong terlalu keras troly tersebut dengan beban yang cukup besar maka ia pasti akan sulit menghentikannya. Apalagi jika ditambah dengan lantai supermarket yang licin serta posisi lantai yang miring, tentu saja ini sangat berbahaya. Selain itu bahan troly adalah logam terutama besi. Struktur besi yang kuat kadang memberikan efek sangat keras apabila berbenturan dengan tubuh dan menyebabkan cidera. Belum lagi sudut-sudut troly yang lancip juga sangat berbahaya jika terkena tubuh.

Troly belanja modern ini berasal dari rancangan Sylvan Goldman pada tahun 1937. Troly belanja yang pertama kali dibuat itu digunakan oleh jaringan supermarket di Oklahoma USA. Pada saat itu orang-orang berbelanja menggunakan keranjang yang dijinjing, sehingga sangat menyulitkan ketika harus membawanya apabila berbelanja banyak kebutuhan. Sylvan kemudian merancang sebuah alat berbahan dasar logam yang memiliki roda sehingga bisa memuat dua buah keranjang. Meskipun demikian, alat tersebut hanya digunakan oleh para wanita pada saat itu. Karena para pelanggan pria merasa alat itu sangat feminin, dan mereka takut dianggap lemah karena menggunakannya.

Kemudian pada tahun 1946, Orla Watson menyempurnakan konsep alat troly tersebut. Ia menyempurnakan bentuk troly agar bisa terkait satu sama lain sehingga menghemat tempat penyimpanan. Bentuk itu disebut “telescope shape”.  Bentuk dan bahan yang digunakan terus disempurnakan hingga pada tahun 1950 troly supermarket diproduksi massal sampai saat ini.

Pada tahun 1954 desain troly berkembang dengan menambahkan tempat duduk untuk anak. Namun tingkat keselamatan anak sangat minim pada saat itu, sehingga beberapa lembaga sangat menyoroti penggunaan troly belanja untuk mengangkut anak. Pada tahun 2004 sampai dengan 2007 penelitian tentang troly belanja terus dilakukan sehingga memenuhi syarat keselamatan untuk anak-anak.

Jika Anda hendak berbelanja ke supermarket dengan membawa anak, mungkin perlu memperhatikan hal-hal berikut.

  1. Jika anak Anda masih bayi (di bawah satu tahun) hendaknya tidak menggunakan troly belanja untuk membawanya. Sebaiknya tinggalkan. Saja di rumah dengan pengawasan pengasuh selama Anda berbelanja. Atau jika sangat terpaksa, Anda hisa mengajak pengasuh untuk menggendongnya.
  1. Jika anak anda masih bayi (di bawah satu tahun) hendaknya tidak menggunakan troly belanja untuk membawanya. Sebaiknya tinggalkan saja di rumah dengan penjagaan orang lain selama Anda berbelanja.
  2. Jika memungkinkan, lebih baik tidak menempatkan anak Anda pada troly saat berbelanja sebelum membersihkannya dengantisu basah anti septic. Atau bisa juga Anda memanfaatkan fasilitas playground atau membawa seorang pengasuh untuk menjaga si kecil ketika Anda sedang berbelanja.
  3. Selalu gunakan sabuk pengaman pada saat menempatkan anak Anda pada troly belanja. Pastikan dia nyaman, serta kedua kakinya terbuka saat menempatkannya ke dalam troly.
  4. Jangan pernah meninggalkan anak Anda sendirian di dalam troly belanja. Selalu bawa ia kemana saja anda pergi, jangan sampai lengah dalam mengawasinya.
  5. Jangan izinkan anak Anda untuk mendorong troly dalam keadaan apa pun. Troly di desain sesuai postur orang dewasa, sehingga anak-anak tentu saja tidak akan bisa mengendalikan troly dengan sempurna. Bisa jadi ia akan terseret atau bahkan terjepit ketika sedang bermain-main.
  6. Jangan izinkan anak anda berdiri di dalam troly. Selalu awasi dan ingatkan agar tetap duduk selama di dalam troly.
  7. Katakan pada anak- anak untuk tidak berada di dekat troly belanjaan yang penuh. Terutama di bagian-bagian pojok yang bisa membuat mereka terluka. Hal ini juga mengantisipasi jika troly tergelincir agar tidak menimpa anak-anak atau terjepit.

 

Troly yang kita temui di supermarket memang disediakan untuk membantu pelanggan. Meskipun Anda bisa menempatkan anak di dalam troly hendaknya tidak melupakan bahwa troly tersebut di desain untuk mengangkut barang, bukan manusia.  Selalu perhatikan anak-anak ketika bebelanja, bila perlu ajaklah rekan untuk menemani jika harus berbelanjan ke supermarket dalam skala besar. Selamat berbelanja dan tetap aman!