Home / TIPS HEMAT BERBELANJA KE SUPERMARKET

TIPS HEMAT BERBELANJA KE SUPERMARKET

 TIPS HEMAT BERBELANJA KE SUPERMARKET

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang tips hemat berbelanja ke supermarket. Salah satu tempat yang sering kita jumpai, yaitu pasar. Menurut fungsinya, pasar bisa diartikan sebagai tempat bertemunya penjual dengan pembeli untuk melakukan transaksi ekonomi, yaitu untuk menjual atau membeli suatu barang atau jasa.

Pada umumnya, pengertian pasar tidak menunjuk ke sebuah lokasi ataupun tempat-tempat tertentu, hal ini karena pasar tidak memiliki batas geografis. Adanya kemajuan dalam sistem jaringan komunikasi, dapat meniadakan hambatan atau batasan-batasan geografis, sehingga memungkinkan penjual dan pembeli dapat bertransaksi tanpa harus saling bertatap muka, biasa disebut dengan pasar modern. Pasar modern pun beraneka ragam, misalnya, supermarket, minimarket, midimarket, dimana di toko tersebut sudah tersedia pelayanan dan fasilitas yang modern, seperti : ATM, Rak Minimarket, tempat ngopi dan lain sebagainya.

Namun kali ini, saya akan membahas lebih spesifik tentang salah satu jenis pasar modern, yaitu supermarket atau swalayan dimana ditempat tersebut barang dagangan sudah tertata rapi di rak minimarket. Supermarket dapat dikategorikan sebagai pasar, karena memenuhi syarat-syarat untuk menjadi sebuah pasar, yaitu :

  • Ada sarana untuk berdagang

Karena pasar dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, maka untuk sarana berdagang tidak lagi terbatas pada tempat atau lokasi yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung. Selain tempat fisik, sarana untuk berdagang dapat memalui email, telepon, chatting, sosial media, toko online, dan sebagainya.

  • Ada pedagang yang menjual barang atau jasa

Agar barang atau jasa yang akan dijual dapat tersalurkan ke konsumen, tentu harus ada yang bertindak sebagai penjual. Penjual adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menyediakan berbagai produk yang akan dibutuhkan oleh konsumen. Dimana biasanya barang yang di jual di letakkan di meja sebagai pengganti rak minimarket yang biasanya digunakan di toko-toko modern.

  • Ada pembeli yang membeli kebutuhan

Setelah ada produk dan penjual, maka harus ada pembeli. Pembeli adalah orang yang memiliki sejumlah uang untuk membeli sejumlah produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jika tidak ada pembeli, tentu transaksi jual-beli tidak akan berlangsung.

  • Ada barang atau jasa yang akan diperjualbelikan

Agar terjadi transaksi jual beli di dalam pasar, tentu saja harus ada barang atau jasa yang akan diperjualbelikan. Barang yang diperjualbelikan tidak hanya berupa barang konsumsi, tetapi juga barang produksi. Selain itu, ada juga pasar yang memperjualbelikan uang dan modal.

  • Terjadi kesepakatan harga antara penjual dan pembeli

Kesepakatan harga antara penjual dan pembeli juga merupakan syarat penting dalam suatu pasar. Karena tanpa kesepakatan kedua belah pihak, maka perpindahan barang atau jasa tidak akan terlaksana.

Selain memenuhi syarat-syarat di atas, supermarket pun memiliki fungsi yang sama dengan pasar pada umumnya, yaitu :

  • Fungsi distribusi produk

Salah satu fungsi pasar ialah mendistribusikan produk dari penjual ke pembeli. Pengertian distribusi ialah suatu aktifitas menyalurkan barang atau jasa yang diproduksi oleh produsen kepada konsumen. Pendistribusian ke pembeli , biasanya barang yang di jual di pajang di rak minimarket.

  • Fungsi penetapan harga

Pasar dapat menjadi tempat atau media untuk menetapkan harga, dikarenakan di pasar terjadi interaksi antara penjual dan pembeli atau antara penjual dengan penjual lainnya.

  • Fungsi promosi

Pasar juga memiliki fungsi promosi, sebab pasar merupakan tempat paling tepat untuk memperkenalkan produk-produk yang dijual oleh para pernjual. Biasanya promosi dilakukan jika ada produk baru. Barang yang dipromosikan disediakan space ataupun tempat yang istimewa supaya dapat dilihat langsung oleh pembeli. Biasanya disediakan rak gondola minimarket.

  • Fungsi penyerapan tenaga kerja

Pasar merupakan salah satu lapangan kerja yang sangat membutuhkan tenaga kerja. Beragam profesi biasa melakukan aktifitasnya di sana, seperti pelayan, kasir, tukang parkir, dan lain sebagainya.

 

Meskipun supermarket memenuhi syarat dan fungsi yang sama dengan pasar pada umumnya, namun supermarket juga memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh pasar tradisional. Kelebihan-kelebihan itu ialah :

  1. Kenyamanan berbelanja.

Berbicara kenyamanan dalam berbelanja, supermarket memang memberikan nilai lebih jika dibandingkan dengan pasar tradisional. Karena supermarket memiliki tempat yang luas, rapi, bersih, dan dilengkapi dengan pendingin ruangan.

Sedangkan di pasar tradisional, cenderung memiliki tempat yang kotor, sumpek, sesak, dan terkadang tercium bau kurang sedap.

2. Keamanan.

Dari segi keamanan, supermarket memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi daripada pasar tradisional. Hampir semua supermarket yang ada, selain menempatkan security, kini telah dilengkapi pula dengan kamera CCTV di beberapa titik, untuk mengantisipasi terjadinya tindah kriminal atau kejahatan.

Berbeda dengan pasar tradisional yang terkesan apa adanya, dan menuntut pembeli untuk memiliki kewaspadaan ekstra pada saat berbelanja.

3. Diskon.

Untuk urusan diskon, sejumlah supermarket memang sering memberikan berbagai penawaran seperti diskon (sale), yang menggiurkan untuk menarik minat pembeli. Tidak seperti pasar tradisional yang hanya memberikan diskon atau potongan harga sesekali saja.

4.Keanekaragaman Barang Yang ada di Rak Minimarket

Dibandingkan dengan pasar tradisional, barang-barang di supermarket lebih lengkap dan tersedia selalu di rak minimarket. Kita tidak perlu berpindah-pindah dari satu kios ke kios yang lainnya untuk membeli barang yang kita butuhkan.

5. Pelayanan.

Berbicara pelayanan, di supermarket memang lebih memuaskan jika dibandingkan dengan pasar tradisional. Karena di supermarket, baik kasir, pelayan (SPG/SPB), sampai security dituntut selalu ramah dan santun terhadap pembeli. Di supermarket pun jarang terjadi desak-desakan di antara sesame pembeli, dikarenakan di supermarket ataupun minimarket sudah di sediakan jalan / lorong yang sangat luas diantara rak minimarket.

6. Mempersingkat Waktu.

Dengan datang ke supermarket, maka waktu yang dibutuhkan untuk berbelanja lebih singkat. Karena sesuai dengan pengertiannya, supermarket ialah sebuah toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dalam satu tempat, mulai dari kelontong, sepeda, elektronik, furniture, baju, ikan, daging, buah-buahan, sayuran, bahkan sampai minuman.

Berbelanja ke supermarket memang lebih menyenangkan daripada ke pasar tradisional. Selain bisa berbelanja, kita juga bisa sambil berjalan-jalan atau cuci mata, melihat barang-barang baru, hingga membandingkan harga yang ada.

Sebagai penutupnya, saya akan memberikan bonus tips-tips berbelanja hemat ke supermarket untuk Anda semua. Berikut tips-tipsnya :

a. Membuat daftar belanjaan.

Tanpa daftar belanjaan, Anda akan sangat mudah tergoda membeli barang-barang diskon yang tersedia di rak minimarket. Daftar belanjaan berguna agar Anda tidak membeli bahan-bahan yang tak berguna.

b. Tentukan menu masakan.

Sebelum pergi belanja, Anda harus tahu menu apa yang akan Anda masak. Sehingga Anda tidak lagi kebingungan untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan.

c. Catat persediaan bumbu di dapur.

Catatlah persediaan bumbu apa saja yang masih Anda miliki di dapur beserta tanggal kadaluarsanya. Ini akan mencegahmu untuk membeli bahan-bahan (bumbu) yang sudah Anda miliki.

d.Tentukan dengan siapa Anda akan berbelanja.

Hal ini juga harus dipertimbangkan dengan seksama, karena semakin banyak orang yang Anda ajak belanja, akan semakin banyak pula uang yang akan Anda keluarkan.

e. Jangan berbelanja dengan terburu-buru.

Supermarket adalah bagian dari bisnis. Dan layaknya bisnis yang lainnya, mereka punya taktik untuk menggiring konsumen membeli barang yang lebih mahal yang tersedia di rak minimarket. Misalnya dengan menempatkan barang-barang di rak yang posisinya sesuai dengan tinggi badan konsumen pada umumnya.

f. Buat budget belanja bulanan.

Buatlah budget setiap bulannya, lalu masukkan uangnya ke dalam amplop. Anda hanya boleh membawa amplop tersebut tanpa tambahan uang kas, kartu debit, atau pun kartu kredit. Ini akan membuatmu berpikir dua kali untuk membeli sesuatu.

g. Pelajari bon belanjaan.

Lihat apa yang paling mahal, atau bahan apa yang bisa diganti dengan bahan yang lebih murah. Misalnya Anda membeli mentega berukuran besar, padahal Anda jarang sarapan dengan roti. Saat sesi belanja berikutnya, Anda bisa memilih mentega yang lebih kecil.

Nah gimana guys, keren kan tipsnya. So, gak perlu bimbang lagi deh untuk berbelanja ke supermarket. Belanja happy, semua happy!

“Bukan salah tempat jika pengeluaran tak terkendali. Mungkin saja kita yang terlalu membesarkan gengsi.”